You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KPKP Jakbar Distribusikan 2000 Bibit Tanaman Cabai
photo Folmer - Beritajakarta.id

Sudin KPKP Jakbar Distribusikan 2 Ribu Bibit Cabai

Hasil panen cabai yang ditanam minimal dapat memenuhi kebutuhan sehari - hari warga

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat, mendistribusikan 2.000 bibit cabai ke Kelompok Wanita Tani (KWT) Seruni RW 08 Jelambar, Grogol Petamburan,  Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Slipi dan Persit Kartika Chandra Kodim 0503 JB. 

DKI Ingin Jadi Pusat Percontohan Pertanian Perkotaan

Kepala Seksi Ketahanan Pangan dan Pertanian Sudin KPKP Jakarta Barat, Sri Riana Hanim mengatakan, penyaluran bibit  cabai kepada Kodim 0503 JB berdasarkan surat perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani sebelumnya. Nantinya, bibit tersebut disalurkan ke  seluruh Koramil (Komando Rayon Militer) dan asrama TNI di Jakarta Barat. 

"Penghuni asrama selaku penerima bantuan telah menyatakan kesanggupan untuk menanam dan merawat bibit cabai yang diserahkan," kata Sri Riana, Senin (9/10). 

Ia menambahkan, pihaknya akan terus menyalurkan bantuan bibit serupa dan pupuk serta pelatihan bercocok tanam yang baik kepada warga guna mengembangkan program pertanian perkotaan. 

"Hasil panen cabai yang ditanam minimal dapat memenuhi kebutuhan sehari - hari warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1172 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1150 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye920 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye916 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye837 personBudhi Firmansyah Surapati